17

Di hatiku terukir namamu

cinta, rindu beradu satu

    T’lah kunyanyikan alunan alunan senduku

    T’lah kubisikkan cerita cerita gelapku

    T’lah kuabaikan mimpi mimpi dan ambisiku

Tapi mengapa, ku tak bisa sentuh hatimu

    Tak bisakah kau sedikit saja dengar aku?

    Dengar simfoniku, simfoni yang hanya untukmu

Ku takkan bisa sentuh hatimu… (re:you)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s